By Reddit
user: Thisisunicorn
Cyrus
terbaring di lantai, tubuhnya kejang-kejang. Keadaannya tampak seolah-olah
sedang sekarat.
Tapi dia
menerimanya, bahwa hal ini akan terjadi ketika ia membuat keinginan keduanya.
"Keinginan
pertamaku," ia mengatakan kepada jin,
"Tunjukkan
konsekuensi dari keinginanku berikutnya."
Telah
ditampilkan padanya, sederhana, lalu terlupakan.
"Jadi
ini akan membunuhku," Cyrus menyimpulkan. Tapi apa para ilmuwan sekalipun
akan melewatkan kesempatan ini?
"Untuk
keinginan keduaku," katanya, suaranya gemetar karena gembira, "...
buat diriku menjadi Yang Maha Mengetahui."
"Jika
itu keinginanmu," jawab jin.
Jika Cyrus
punya umur selama seribu tahun, Cyrus tidak dapat menggambarkan apa yang telah
ia alami. Setiap misteri dari penjuru alam semesta baik yang sudah terungkap
ataupun tidak terungkap, diperlihatkan kepadanya. Setiap neuron di otaknya
terasa terbakar sekaligus, dan saat itulah ia pingsan. Apa maksudnya? Seluruh
jagat raya terurai di depannya.
Kebijaksanaan
bukan lagi hal yang abstrak. Dia melihat masa depan alam semesta, bahkan
spesiesnya sendiri, manusia. Cyrus melihat mereka menyebar di antara
bintang-bintang. Dan kemudian ia melihat apa yang terjadi ketika spesiesnya itu
masuk ke dalam Crab Nebula.
Dia melihat
monster.
"Kkkhh
..." suaranya berubah serak, seakan ia kehilangan kontrol dan mencoba
melawan dirinya sendiri. Dia mencoba untuk berbicara, tapi yang keluar hanya
suara-suara serak. Dia mengumpulkan tenaga sebisa mungkin, dan mencoba lagi.
Hanya ada satu kata yang dapat dipahami keluar dari mulutnya.
"Bu..bu..bunuh..."
"Bunuh
siapa?", Jin pun bertanya. Jin itu juga telah melihat apa yang telah
dilihat oleh Cyrus. Selama ribuan tahun ia menunggu seseorang untuk membuat
keinginan ini, untuk membersihkan alam semesta dari parasit yang terkandung
diam-diam di dalam jantung alam semesta selama milyaran tahun. "Bunuh kami
..." kata Cyrus dengan suara serak. Kemudian ia berteriak: "Bunuh
semua manusia di planet sialan ini!"
Sc : Arjun Setyo W, OGCPI at 23 March 2017
Sc : Arjun Setyo W, OGCPI at 23 March 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar