By Reddit
user: BORN-IN-2002
Aku
meninggalkan rumah dengan terburu-buru untuk menjemput anakku pulang dari
sekolah. Hari itu lalu lintas mengalir cukup baik, tidak ada yang terjadi dalam
perjalanan, hanya beberapa lampu merah biasa. Sementara sedang menunggu lampu
merah, aku melihat wanita itu.
Aku tidak
tahu berapa lama dia sudah berdiri di sana, menatapku, tapi setelah aku melihat
tepat ke arahnya, aku tidak bisa berpaling. Dia tersenyum seperti orang gila,
lalu melambaikan tangan kepadaku dengan satu tangan, sambil membelai rambut
seorang anak kecil dengan tangan yang lain. Anak kecil, anaknya mungkin,
mengenakan pakaian cokelat yang longgar dan topeng kambing hitam. Itu kostum
yang sangat aneh, ditambah lagi, siapa yang memakai kostum sehari setelah
Halloween?
Anak itu juga
melambaikan tangan dan menatapku melalui topengnya, lambaiannya itu sangat
membuatku tidak nyaman. Mata wanita itu, menatap langsung ke arahku dan hampir
secara fisik, aku merasa dia menatap terpaku padaku. Dia bahkan hampir tidak
berkedip. Aku merasa malu dan terkesima. Sekarang mata anak itu, oh Tuhan, mata
anak itu seperti memohon dan meminta pertolongan. Wanita itu mulai tidak sabar,
lambaiannya semakin cepat.
Aku membuang
muka. Untuk beberapa alasan aku merasa takut. Aku harus keluar dari situasi
ini. Setelah lampu hijau menyala, aku langsung menancap gas. Aku bahkan tidak
berani melihat ke belakang.
Kupikir tidak
ada yang lebih menakutkan daripada perasaan sangat meresahkan itu, di mana aku
merasa sedang berada di bawah tatapan seorang wanita dan anaknya. Tapi saat aku
sampai di sekolah, para guru bilang anakku tidak ada di sana. Mereka bilang
kalau istriku sudah menjemputnya. Tapi aku tidak punya istri. Mereka
menyerahkan sebuah catatan, mengatakan kalau istriku meminta mereka untuk
memberikan catatan itu kepadaku. Tidak ada satupun kata dapat menggambarkan apa
yang kurasakan ketika aku membaca catatan itu. "Jangan bilang aku tidak
memberikanmu kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal."
Sc : Delomy, OGCPI at 18 April 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar