By
Reddit user: crimsonclarke
Wanita
itu menatap jijik pada sajian yang ada di depan matanya.
Di
hadapannya, di atas piring cina yang besar dan mahal, ada seorang anak berusia
sekitar 9 tahun yang menggeliat. Berlumur darah, babak belur karena siksaan,
memekik minta ampun. Di sekitar wanita itu ada banyak iblis yang terlihat
kenyang atas hidangan yang menggeliat tersebut. Semua kecuali satu. Seorang
pria dengan jubah merah, menatap tajam ke arahnya.
"Jadi,
katakan padaku," kata setan dengan suara yang sangat halus. "Mengapa
kau datang ke sini untuk mengunjungiku di sarangku. Maaf jika aku salah, tapi
bukankah kau adalah salah satu orang yang beruntung, masih bisa terus hidup
dengan seorang lelaki tua yang kau cintai?"
Wanita
itu berbicara dengan suara gemetar.
"A-a-anakku.
Aku ingin dia bahagia. Lebih dari itu. Aku ingin dia sukses, dipenuhi kekayaan,
mempunyai pengaruh besar, dan ketenaran. Aku ingin namanya terus diucapkan
selama seratus tahun setelah ia meninggal."
Setan
tersenyum. "Setelah kesepakatan ini dibuat, jiwamu akan menjadi milikku
untuk kulahap. Apa itu bisa diterima?"
Wanita
itu mengangguk dengan pasti.
Setan
pun membuat kesepakatan. Lalu ia berhenti, beristirahat di atas takhtanya.
Hidangan makan malamnya menjerit, meminta ampun. Dia mengabaikannya.
"Nama
putranya ..." Dia berkata dengan suara parau. "Salah satu hal yang
sangat menarik ...
Adolf
Hitler."
Sc: Posted By Arjun Setyo W, OGCPI at 22 March 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar