By Reddit user: Zchxz
Akhirnya terjadi.
Kiamat Zombie.
Jika kau orang sepertiku (baca: kutu buku dunia sci-fi/fantasy), kau pasti sudah mempersiapkan diri untuk kemungkinan ini selama bertahun-tahun. Semua film zombie, wikipedia, dan semua pelajaran bagaimana cara bertahan hidup itu akhirnya bisa berguna!
Aku sudah siap untuk skenario terburuk yaitu: zombie yang bisa berjalan dengan cepat. Untungnya, virus-virus itu menyebabkan zombifikasi yang mengakibatkan mereka bergerak jauh lebih lambat, jadi lebih mudah bagi kami untuk melarikan diri ataupun membunuhnya, mereka kami namakan shuffler. Kepanikan pun terjadi, tentu saja, karena militer melakukan yang terbaik untuk segera mengkarantina daerah yang sudah terinfeksi dan mengevakuasi mereka yang masih sehat.
Di samping itu tentu saja kota-kota besar telah runtuh.
Dibalik kelambatan para shuffler untuk bergerak, mereka juga tak kenal lelah dan memiliki jumlah yang sangat banyak sebelum akhirnya militer turun tangan. Mereka memang bisa dibunuh dengan cara dipenggal ataupun dihancurkan otaknya, tetapi virus itu memberi mereka sifat yang sama sekali berbeda seperti zombie yang telah kita lihat di layar kaca sampai saat ini.
Pertama, mereka memiliki kemampuan untuk terus hidup di lingkungan yang ekstrim. Pembusukan setelah mereka mati berlangsung lama; api hampir tidak efektif sama sekali seperti yang kami semua harapkan.
Yang kedua adalah kemampuan luar biasa untuk melacak orang yang masih hidup, di manapun mereka berada. Mereka tidak akan terpengaruh dengan apa yang mereka dengar, aroma, atau bahkan panas. Jadi sepertinya, ada hal lain yang menarik mereka dalam menemukan orang yang masih hidup.
Untungnya bagiku, keluarga temanku memiliki rumah danau. Dan, seperti yang kita semua tahu, zombie tidak bisa berenang; mereka hanya tidak dapat mengontrol fisiknya dengan baik.
Kami pergi ke sana dengan menggunakan perahu, dan kami semua menuju ke pulau di tengah danau. Kami harus memulai kembali peradaban yang baru di sana, ada banyak bahan makanan di danau dan beberapa dari kami pergi berkemah (baca: menonton video survival di youtube) untuk mencari cara agar dapat bertahan hidup di sana.
Kami tinggal di sana selama sekitar satu minggu sebelum akhirnya kami melihat ada satu shuffler di tepi danau. Waktu itu senja, dan kami semua tertawa karena ia jatuh ke dalam air. Beberapa shuffler mulai berdatangan, tetapi kami menghiraukannya dan meminum rum yang sudah kami bawa ke pulau. Akhirnya kami semua tertidur.
Aku terbangun karena istri temanku menjerit. Tangisannya mulai melemah saat zombie menggigit lehernya, sementara yang lain mengerubungi temanku saat ia mencoba untuk menyelamatkannya.
Aku berdiri membeku, mereka mulai menarikku ke bawah dengan gerakan lambat. Di saat terakhirku, aku pun tersadar.
Zombie tidak bisa berenang.
Tetapi mereka pasti tidak akan memiliki masalah saat berjalan di dasar danau.
Sc : Posted By Arjun Setyo W, OGCPI at 29 August 2017

Tidak ada komentar:
Posting Komentar